•  
Data Pencarian Koleksi Digital

Sekaten

  • Judul
  • Sekaten
  • Klasifikasi
  • 390
  • Penulis
  • Herry Lisbijanto
  • Abstrak
  • Abstrak Salah satu tradisi di daerah Surakarta dan Yogyakarta yang masih dilestarikan adalah Sekaten, yaitu perayaan untuk memperingati hari lahir Nabi Muhamad SAW. Perayaan ini mempunyai sejarah yang sangat panjang seiring masuknya Islam di tanah Jawa. Perayaan Sekaten yang saat ini diadakan setiap bulan Maulud dalam penanggalan Jawa merupakan perayaan yang awalnya diselenggarakan untuk melakukan syiar agama Islam yang diprakarsai oleh Sunan Kalijaga, salah satu Walisongo. Kemudian tradisi ini dilanjutkan oleh para raja keturunan Raja Demak yaitu Raden Patah. Raja-raja Mataram merupakan keturunan Raden Patah yang kemudian pecah menjadi dua Kerajaan: Surakarta Hadiningrat dan Ngayogyakarta Hadiningrat. Pada perayaan Sekaten ini juga dilakukan beberapa tradisi yang sangat menarik untuk disimak, yaitu sajian Gamelan Sekaten dan Grebeg Mulud. Kedua tradisi ini mempunyai cerita yang sangat menarik dan penuh dengan makna filosofi yang mendalam. Beberapa ritual dalam perayaan Sekaten pun menjadi sangat menarik bila kita mengetahui makna yang terkandung dalam kegiatan tersebut. Hingga saat ini, raja yang bertakhta di kedua kerajaan
  • Abstrak (Inggris)
  • Abstrak (PDF)
  • abstraksi dalam bentuk PDF tidak tersedia.
  • Fulltext (PDF)
  • tersedia, klik gambar disamping untuk melihatnya